Berikut Kronologis Penembakan Warga oleh Polisi di Jambi


D'On, Sarolangun (Jambi),- Penembakan warga Desa Karmen, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, Jambi oleh polisi berbuntut panjang. Pasalnya, puluhan warga melakukan pemblokiran jalan lintas Sumatera, Jambi-Sarolangun. Mereka tidak terima ada warganya yang ditembak hingga polisi hingga tewas.

Dilansir dari Okezone, Dijelaskan pihak kepolisian, peristiwa bermula saat anggota Polsek Pauh yang dipimpin Kanit Reskrim Bripka HS Perangin-angin bersama anggotanya melakukan penangkapan terhadap Zainubi warga Karmen, yang merupakan tersangka pencurian dan kekerasan. 

Kronoligis Kejadian

Usai mengamankan pelaku dari rumahnya, tiba-tiba orang tua pelaku yang bernama Samsul Baharun keluar rumah mengejar petugas dengan membawa parang. Pelaku pun lalu berontak dan berusaha merebut senjata laras panjang yang dibawa Briptu Rian.

Melihat kejadian itu, petugas melakukan tembakan peringatan ke udara namun tak diindahkan pelaku, hingga akhirnya petugas melakukan tindakan terukur. Namun, tidak beberapa lama kemudian, pelaku tewas saat diberikan pertolongan di Rumah Sakit Sarolangun.

Kapolres Sarolangun AKBP Deny Heriyanto mengatakan, anak buahnya telah menjalankan prosedur penangkapan dengan tepat. Pelaku juga membahayakan petugas di lapangan dengan berusaha mengambil senjata api dari tangan petugas.

"Pelaku ini mencoba merebut senjata petugas. Kita sudah sesuai SOP diberikan peringatan tapi masih melawan, hingga terpaksa dilumpuhkan. Namun sayang pelaku tidak tertolong saat diberikan pengobatan," ujar AKBP Deny.

(mond/okezone)

No comments

Powered by Blogger.