Tingkatkan Kompetensi SDM, Dispenau Gandeng Wikipedia

D'On, Cilangkap,- Dinas Penerangan TNI AU (Dispenau) sebagai institusi yang mempunyai tugas dan fungsi mengelola informasi media digital TNI AU, terus melakukan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui serangkaian pelatihan bagi personelnya, salah satunya dengan menggandeng pengelola situs Wikipedia.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsma TNI Fajar Adriyanto, M.Si (Han) menyatakan, Dispenau merupakan ujung tombak TNI AU dalam perang moderen.   Oleh karena itu, kecepatan dan keakuratan menyajikan informasi harus menjadi bagian dari kinerja Dispenau.

Untuk mampu melaksanakan tugas tersebut, performa Dispenau setiap saat harus ditingkatkan kompetensinya, termasuk dalam menyajikan informasi dan data TNI AU di ensiklopedia daring, Wikipedia.

“Wikipedia merupakan salah satu situs yang banyak diakses masyarakat, sehingga kita melihat kerjasama Dispenau dengan Wikipedia dalam melakukan penyajian informasi TNI AU di situs ini penting untuk dilakukan”, ujar Kadispenau.

Wikipediawan Misdianto selaku ketua tim Wiki Latih Wikpedia di TNI AU, menyatakan, Dispenau menjadi institusi pertama di lingkungan TNI yang menyelenggarakan pelatihan dengan Wikipedia.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah positif dan strategis bagi usaha-usaha pertumbuhan, pengembangan, dan penyebaran pengetahuan seputar TNI AU oleh Dispenau kepada masyarakat secara gratis.

Pelatihan berlangsung sehari diikuti puluhan anggota Dispenau, baik Perwira, Bintara dan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Materi yang dilatihkan meliputi pengenalan Wikipedia, membuat artikel, dan menyunting artikel tentang TNI AU di situs Wikipedia.  Dengan pelatihan ini, diharapakan informasi TNI AU yang tersaji di situs Wikipedia menjadi lebih lengkap, akurat dan dapat dipertanggung jawabkan.

Selain pelatihan Wikipedia, staf Dispenau juga mendapat pembekalan tentang strategi meningkatkan etos kerja personel yang disampaikan oleh motivator dan psikolog Rafael Antonius.

(puspen AU)

No comments

Powered by Blogger.