Massa Geruduk Gedung KPK, Minta Menteri Enggar Diperiksa Terkait Impor Beras

D'On, Jakarta,- Koalisi #ProRakyat menggeruduk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Massa yang terdiri dari  gabungan dari aktivis 77-78 se-Indonesia (Gema 77-78) dan Masyarakat Peduli Jakarta (MPJ). Mereka datang untuk mensuarakan aspirasi soal kebjikan impor beras yang dinilai merugikan para petani.

Mereka meminta KPK untuk segera mengusut kebijakan tersebut, apabila ada sesuatu yang tidak beres, maka Menteri Enggar harus diperiksa.

“Indonesia dibanjiri impor pangan yang menyengsarakan petani. Usut Mendag Enggar. Stop impor beras yang sengsarakan petani,” ujar Koordinator Delegasi Gema 77-78 Syafril Sjofyan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (27/9/2018).

Selain itu, aksi juga menyerukan kecurigaan soal adanya patgulipat antara para pejabat terkait kebijakan tersebut.

“Bukan mustahil ada pat gulipat antara importir dengan pejabat terkait,” tambahnya. 

Selain itu, mereka juga menuntut kepada presiden agar Menteri Enggar segera dipecat apabila temuan BPK soal mafia pangan terbukti. 

“Presiden harus berhentikan Menteri Enggar dan para  pejabat terkait sesuai temuan BPK  Praktik mafia pangan sangat menyengsarakan petani,” Koordinator Delegasi MPJ M E Irmansyah di tempat yang sama. 

Ekonom senior Rizal Ramli kembali mengkritik kebijakan Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita. Dia menilai kebijakan mengimpor pangan di tengah stok beras yang melimpah dianggap bertentangan dengan prinsip untuk mensejahterakan petani. Rizal Ramli mengaku tanggung jawabnya sebagai kaum intelektual bergejolak ketika melihat keadaan ini. (mi/ses)
Powered by Blogger.