Posyandu Konvensional Agar Mulai Ditinggalkan

D'On, Padang (Sumbar),- Pos pelayanan terpadu (Posyandu) merupakan tempat pelayanan kesehatan serta untuk menekan angka kematian bayi dan ibu. Wadah pemeliharaan kesehatan itu diharapkan tidak lagi menjadi tempat membosankan dan jarang dikunjungi. 


"Kita harapkan ke depan tidak ada lagi posyandu konvensional," kata Plt Kepala DP3AP2KB Kota Padang Alfiadi saat mewakili Wali Kota Padang dalam Bimtek Kader PPKBD dan Sub PPKBD se-Kota Padang, di Balaikota Padang, Senin (5/9/2022). 

Menurutnya, saat ini alat yang digunakan di Posyandu masih yang lama. Timbangan bayi masih terbuat dari kain, tempat yang kurang representatif, dan lainnya. Hal ini membuat warga enggan untuk datang. Alfiadi menginginkan supaya posyandu lebih baik lagi ke depannya, menggunakan alat canggih dan tempat yang layak. 

"Mungkin nanti dengan memindahkan posyandu ke tempat lain seperti mall, hotel atau tempat yang lebih baik, akan menambah daya tarik dan keinginan warga untuk datang," cecarnya. 

Sisi lain, Alfiadi berharap agar pencapaian KB di Padang terus meningkat pesat. Saat ini, capaian KB di Padang masih di angka 23 persen. Dirinya berharap kader PPKBD mampu bertugas dengan baik di tengah masyarakat. 

"Kader PPKBD dan sub PPKBD merupakan ujung tombak dalam pencapaian KB. Diharapkan kepiawaiannya dalam melakukan sosialisasi, komunikasi informasi dan edukasi di tengah masyarakat, agar program 'Bangga Kencana' sampai ke tengah masyarakat," harapnya.

(Charlie / Heru)



#Posyandu #Balita #Padang #Sumbar

Powered by Blogger.