Breaking News

Ini Cara Mengatasi Speech Delay pada Anak Agar Cepat Berbicara

Dirgantaraonline.co.id,- Speech delay adalah suatu kecenderungan di mana anak sulit mengekspresikan keinginan dan perasaannya kepada orang lain. Ia mengalami keterlambatan bicara yang membuatnya sulit menyuarakan kata-kata ataupun kalimat.


Speech delay
bisa berpengaruh pada perkembangan emosi dan perasaan anak. Sehingga, terkadang ia tidak mampu menyerap pelajaran yang didapat, perkembangan pembelajaran kognitifnya terhambat, dan tidak mampu berkomunikasi dengan jelas.

Anak-anak dengan keluhan speech delay biasanya memiliki temperamen tinggi. Mereka cepat marah karena sulit mengungkapkan keinginannya kepada orang lain.

Bagaimana cara mengatasi speech delay? Untuk mengetahuinya, simaklah penjelasan dalam artikel berikut ini.

Cara Mengatasi Speech Delay

Fenomena speech delay bisa disebabkan oleh beberapa faktor seperti kecerdasan, jenis disiplin, posisi urutan anak, masalah keluarga, dan tontonan semasa kecil. Kondisi ini juga bisa disebabkan oleh masalah kesehatan  dan psikologis.

Keluhan ini bisa disembuhkan dengan terapi rutin yang dilakukan para orang tua di rumah. Mulailah ajak anak Anda berbicara dan berikan ia kesempatan untuk mengekspresikan apapun yang dirasakannya.

Para orang tua perlu membantu anak-anak mereka untuk menyebutkan kata demi kata. Dirangkum dari situs Stamurai dan Kids Health, berikut cara mengatasi speech delay selengkapnya yang bisa Anda simak.

1. Bacakan buku untuk anak Anda

Anak-anak membutuhkan interaksi langsung dengan orang tua untuk melancarkan komunikasinya. Anda tidak bisa membiarkannya menonton televisi atau iPad terus-menerus. Sesekali, bacakan buku atau dongeng untuknya.

Buat interaksi langsung dengan menanyakan pendapat mereka, apa yang mereka rasakan, dan apa keinginannya. Dari situ, mereka akan belajar kata-kata baru dan penggunaan kalimat dengan benar.

2. Latih Self-Talk

Bicarakan tentang sesuatu hal di depan anak berulang kali. Jika Anda sedang bermain bola dengannya, maka arahkan tangan Anda ke bola tersebut dan ucapkan "bola" sepanjang waktu bermain. Beri instruksi seperti melempar bola, menendang, atau membawanya.

Dengan pengulangan, Anak Anda akan terbiasa untuk mengingatnya. Semakin sering mengulang, maka semakin mudah anak Anda memahami arti dari suatu kata atau frasa.

3. Gunakan Parallel-Talk

Latihan ini mirip dengan self-talk, namun lebih memfokuskan kegiatannya pada anak-anak. Anda bisa memberi label pada barang-barang yang digunakan anak Anda. Misalnya, kursi, meja, sendok, mangkuk, mainan, dan lain-lain.

Gunakan pengulangan juga dalam hal ini. Contohnya ketika anak Anda menunjuk jus, maka Anda bisa mengatakan: “Jus? Kamu ingin meminum jus?”

4. Beri tontonan yang edukatif

Jika Anda memberikan izin anak untuk menonton gadget, maka berikanlah tontonan yang edukatif. Buat si kecil berinteraksi dengan tontonan tersebut. Cara ini bisa melatihnya untuk berbicara, merangkai kata, dan mengekspresikan perasaannya.

(MSD)


#speechdelay #edukasi #duniabalita #Healty