Pasca Longsor, Jalur Simpang Empat-Talu di Pasaman Barat Sudah Bisa Dilalui Kendaraan

D'On, Pasaman (Sumbar),- Jalur lalu-lintas dari Simpang Empat-Talu dan sebaliknya di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatra Barat, yang sempat putus total karena tanah longsor, kini sudah dapat dilalui kendaraan.


"Hari ini sudah bisa dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, setelah material longsor di Rimbo Kejahatan Kajai dibersihkan," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pasaman Barat Jhon Edwar di Simpang Empat, Pasaman Barat, dilansir ANTARA, Selasa (8/3/2022).

1. Pengguna jalan diimbau berhati-hati karena jalan labil

Edwar mengimbau para pengemudi kendaraan pengguna jalur tersebut agar berhati-hati, karena bukit di lokasi itu masih labil akibat gempa beberapa waktu lalu.

Selain itu, kendaraan yang melewati jalan tersebut juga harus antre karena badan jalan sebelumnya putus dan dekat dengan tebing.

"Tetap waspada karena tanah dekat jalan itu masih labil dan rawan longsor," sebut Edwar.

2. Longsor sudah terjadi dua kali pascagempa

Longsor yang terjadi pada Senin, 7 Maret 2022 malam itu merupakan longsor kedua kalinya di titik yang sama pascagempa.

Longsor pertama pada Selasa, 1 Maret lalu membuat jalan aspal itu putus total. Setelah itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membuat jalan di samping aspal yang bisa dilalui kendaraan.

Namun, pada Senin, 7 Maret malam longsor kembali terjadi dan membuat arus lalu-lintas kembali putus total. Siang ini, jalan kembali dapat dilintasi kendaraan.

3. Masyarakat diimbau waspada potensi longsor susulan

Edwar juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan dengan ancaman tanah longsor susulan. Sebab, katanya, saat ini curah hujan masih tinggi dan dikhawatirkan akan ada longsor susulan.

Daerah Rimbo Kejahatan merupakan daerah yang terdampak gempa beberapa waktu lalu. Jalan dan perbukitan sekitar jalan juga sudah banyak yang longsor.


(IDN/antara)

#LongsorPasaman #Pasaman #GempaPasaman #Sumbar

Powered by Blogger.