Kejagung Periksa Tim Keuangan Benny Tjokrosaputro Dalami Kasus Korupsi Asabri

D'On, Jakarta,- Kejaksaan Agung telah melakukan pemeriksaan terhadap lima orang saksi pada Kamis (11/11). Kelima orang itu diperiksa terkait perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Dalam Pengelolaan Keuangan dan Dana Investasi oleh PT. ASABRI (Persero) pada beberapa perusahaan periode tahun 2012 s/d 2019.


Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Simanjuntak mengatakan, salah satu yang diperiksa sebagai saksi yaitu Tim Keuangan Benny Tjokrosapturo yang menjadi terdakwa atas perkara itu.

"RHK selaku Tim Keuangan Terdakwa Benny Tjokrosaputro, diperiksa terkait pengelolaan dana investasi di PT. ASABRI (Persero) dengan Tersangka TT," kata Eben dalam keterangannya.

Untuk pemeriksaan saksi ini dilakukan, papar Eben, untuk memberikan keterangan terhadap penyidik atas apa yang mereka alami.

"Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi di PT. ASABRI (Persero)," paparnya.

Tak lupa, pemeriksaan saksi ini juga dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ada.

"Pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan mengikuti secara ketat protokol kesehatan antara lain dengan menerapkan 3M," ujarnya.

Berikut lima orang saksi yang diperiksa :

1. A selaku Direktur Utama PT. Harvest Time dan Direktur Sinergy Megah Internusa, diperiksa terkait pengelolaan dana investasi di PT. ASABRI (Persero) dengan Tersangka TT

2. RHK selaku Tim Keuangan Terdakwa Benny Tjokrosaputro, diperiksa terkait pengelolaan dana investasi di PT. ASABRI (Persero) dengan Tersangka TT

3. JI selaku Karyawan PT. Bumi Nusa Jaya Abadi, diperiksa terkait pendalaman tersangka 10 Manager Investasi (MI)

4. JAL selaku Nominee, diperiksa terkait pendalaman tersangka 10 Manager Investasi (MI)

5. ST selaku Direktur PT Trimegah Sekuritas Indonesia, diperiksa terkait saham BCIP Tersangka B 

(mdk/fik)


Powered by Blogger.