Miris! Begini Nasib Masjid Sriwijaya Setelah Dananya Dikorupsi Alex Noerdin

D'On, Palembang (Sumsel),- Sumatera Selatan maju pesat pada kepemimpinan Alex Noerdin, salah satunya dengan adanya pembangunan Masjid Sriwijaya Palembang.

Meski demikian, korupsi dana pembangunan Masjid Sriwijaya justru tak terelakkan bahkan saat ini sedang mangkrak.

Untuk diketahui, baru-baru ini Gubernur Sumatera Selatan 2008 – 2018 Alex Noerdin ditetapkan sebagai tersangka korupsi pembangunan Masjid Sriwijaya.

Kerugian dari pembangunan Masjid Sriwijaya juga angkanya tergolong sangat fantastis, bahkan menembus angka Rp130 miliar.

Adapun, pembangunan masjid dengan luas bangunan 8 hektare dengan luas tanah 15 hektare ini akan menelan dana Rp668 miliar dan menjadi salah satu masjid termegah di Pulau Sumatera.

Alih-alih dibangun dengan APBD, ternyata masjid ini justru terbengkalai dan mangkrak sampai hari ini.

Lantas, seperti apa kondisi salah satu masjid yang diklaim akan menjadi yang terbesar di Sumatera saat ini?

Simak pembahasannya bersama-sama!

Gambar Rancangan Desain Masjid Sriwijaya Palembang 


Diproyeksikan, ini merupakan gambar dari Masjid Sriwijaya yang berada di wilayah Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan.

Tampak jelas jika konsep arsitektur megah dengan aksen putih dan kuning menjadi ciri khas bangunan yang sangat kuat.

Pada awalnya, masjid ini dipersiapkan menjadi salah satu lokasi yang akan menunjang pelaksanaan Asian Games 2018.

Masjid ini nantinya akan dipersiapkan dengan tema modern dengan fasilitas super lengkap untuk peribadatan umat muslim.

Kondisi Bangunan Masjid Sriwijaya Palembang Sekarang 


Alih-alih rampung saat pelaksanaan Asian Games 2018, justru kondisi masjid yang akan menjadi kebanggaan warga Sumatera Selatan ini justru dalam kondisi memprihatinkan.

Bangunan yang sedang mangkrak ini tidak sepenuhnya berada di tanah Pemerintah Provinsi, namun sebagian juga menggunakan tanah milik masyarakat.

Terlihat jelas jika bangunan masjid megah yang seharusnya sudah berdiri justru hanya ada beberapa tiang pancang yang terlihat sudah tidak terurus sama sekali.

Selain itu, akar rumput pada lahan seluas 15 hektare ini juga kian tinggi bahkan sudah mulai menutupi pondasi bangunan.

Ada beberapa bagian yang menjadi pondasi bangunan Masjid Sriwijaya Palembang termasuk bagian yang menyerupai panggung. 

Dengan kondisi yang mangkrak tersebut tidak hanya sekadar memprihatinkan, namun bangunan ini juga sudah diberikan tanda dalam pengawasan Kejaksaan Agung. 

Saat ini, proses pembangunan Masjid Sriwijaya dalam kondisi terhenti sepenuhnya mengingat adanya proses pemeriksaan dan penetapan tersangka kasus korupsi dan hibah dari bangunan ini.

Untuk proses pembangunan dari Masjid Sriwijaya Palembang akan diteruskan setidaknya akan terus dilanjutkan dalam waktu dua tahun ke depan. 

Itulah beberapa hal yang perlu kamu ketahui mengenai pembangunan Masjid Sriwijaya yang mangkrak diakibatkan oleh kasus korupsi dana hibah sebesar Rp130 miliar.


(*)

Powered by Blogger.