Warga Palestina Tertembak Militer Israel di Gaza Selatan

D'On, Gaza (Palestina),- Pasukan Israel hari ini menembak dan melukai seorang warga Palestina yang terkepung di timur kota Khan Younes di Jalur Gaza Selatan, sebagaimana dilaporkan koresponden WAFA, Minggu (9/5).

Kantor berita Palestina, WAFA melaporkan bahwa petugas medis mengkonfirmasi pasukan Israel yang ditempatkan di sepanjang pagar perbatasan timur Gaza, melepaskan tembakan ke arah sekelompok warga Palestina yang berkumpul, di sebelah timur kota Khuza'a. 

Solidaritas ini berkumpul bersama orang-orang Palestina di Yerusalem, dalam menghadapi serangan polisi Israel atas unjukrasa dan pemukim serta pengusiran paksa di Sheikh Jarrah.

Dilaporkan bahwa seorang pengunjuk rasa ditembak dengan peluru tajam di kaki dan dua orang lainnya pingsan akibat mencium gas air mata.

Sebelumnya, warga Palestina di Yerusalem mengadakan protes dalam beberapa hari terakhir sebagai solidaritas dengan 40 warga Palestina, termasuk 10 anak-anak, yang menghadapi ancaman diusir paksa dari rumah mereka di lingkungan Sheikh Jarrah.

Warga Palestina terus melanjutkan protes mereka sepanjang minggu ini dan ke depannya, ketika mereka berusaha menyelamatkan lingkungan mereka.

Mahkamah Agung Israel, dinilai bertanggung jawab atas kebijakannya yang mendukung perampasan dan pemindahan paksa warga Palestina. Ini dianggap sebagai kejahatan perang di bawah hukum internasional, meski menunda keputusan atas kasus tersebut hingga Senin depan, yang bertepatan Hari Yerusalem Israel, dengan merayakan pendudukan Yerusalem Timur setelah perang tahun 1967.

Sejak Israel menduduki Yerusalem Timur dalam perang 1967, organisasi pemukim kolonial Israel telah mengklaim kepemilikan tanah di Sheikh Jarrah dan telah mengajukan beberapa tuntutan hukum untuk mengusir warga Palestina dari lingkungannya sejak 1972.

Ketegangan meningkat di Yerusalem sejak awal bulan suci Ramadhan, dengan bentrokan malam hari antara polisi dan jamaah di Yerusalem Timur, menyusul keputusan polisi untuk melarang orang duduk di tangga di luar Bab al-Amoud, yang juga diketahui sebagai Gerbang Damaskus. Alasannya menerapkan pembatasan virus corona, dan keputusannya untuk memutus aliran listrik saat azan di kompleks masjid.

Bagi banyak orang Palestina di Yerusalem dan di seluruh wilayah Palestina yang diduduki, kegiatan Ramadhan terhubung langsung ke Masjid Al-Aqsa.

Kompleks Masjid Al-Aqsa dan masjid Al-Aqsa dianggap sebagai situs tersuci ketiga bagi umat Islam.

Al-Aqsa terletak di Yerusalem Timur, bagian dari wilayah Palestina yang diakui secara internasional, namun kini telah diduduki oleh militer Israel sejak tahun 1967.

(Gatra)


No comments

Powered by Blogger.