Tarif Cek Saldo dan Tarik Tunai di ATM Link Mulai 1 Juni 2021

D'On, Jakarta,- Biaya transaksi cek saldo dan tarik tunai di ATM Link tidak gratis lagi untuk nasabah Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) mulai 1 Juni 2021.

Hal itu dikarenakan berakhirnya masa pengenalan ATM Merah Putih atau ATM dengan tampilan ATM Link yang sejak pertama kali diperkenalkan ke masyarakat pada Desember 2015.

Dikutip dari Antara, Senin (24/5/2021), Himbara dan PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin) sepakat untuk mengembalikan biaya transaksi cek saldo dan tarik tunai untuk nasabah empat bank plat merah.

Kebijakan itu dilakukan untuk mendukung kenyamanan nasabah bertransaksi di ATM Himbara dan merupakan bentuk healthy business untuk menciptakan bisnis yang berkelanjutan.

Hal itu juga merupakan komitmen untuk meningkatkan layanan perbankan inklusif, peningkatan keamanan, dan kualitas layanan yang pada akhirnya menciptakan kenyamanan nasabah dalam bertransaksi.

ATM Merah Putih merupakan hasil sinergi mesin ATM antar-bank Himbara, yaitu BRI, BNI, Mandiri, dan BTN. Berikut tarif cek saldo dan tarik tunai di ATM Link untuk nasabah Himbara terhitung mulai 1 Juni 2021 dan berlaku sampai dengan adanya penyesuaian di kemudian hari:

Tarif cek saldo: Rp2.500
Tarif tarik tunai: Rp5.000

Dalam keterangan resmi Himbara, tarif tersebut lebih hemat dibandingkan dengan biaya transaksi di luar ATM Link. Adapun biaya transaksinya, yaitu Rp4.000 untuk cek saldo, Rp7.500 untuk tarik tunai, dan Rp6.500 untuk transfer.

Untuk transaksi cek saldo dan tarik tunai nasabah di jaringan ATM masing-masing bank tidak dikenakan biaya. Misalnya, transaksi kartu Bank BTN di ATM Bank BTN dengan stiker ATM Link tidak dikenakan biaya.

Sementara transaksi transfer antar-bank di ATM Link tidak dilakukan perubahan biaya atau tetap dikenakan tarif Rp4.000. Akan tetapi, untuk transaksi cek saldo dan tarik tunai nasabah di jaringan ATM masing-masing bank tidak dilakukan perubahan biaya atau tetap mengikuti ketentuan dari masing-masing bank.

Himbara memiliki mesin ATM Link mencapai 45.000 ATM yang tersebar di berbagai daerah bahkan sampai pelosok desa terpencil. Masyarakat pun dapat melakukan transaksi lebih dekat dengan tarif lebih murah dibandingkan jaringan selain ATM Link.

(tirto)

Powered by Blogger.