Tak Ingin Buat Masyarakat Kecewa Lagi, Polisi di Lampung Tembak Pencuri

D'On, Lampung,- Polres Lampung Selatan kembali menangkap seorang pria berinisial IJ bin S (25). Ia ditangkap karena terkait dugaan kasus pencurian dengan pemberatan beberapa waktu lalu, pada Minggu (23/5).

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, apa yang dilakukan pihaknya tersebut karena tak ingin membuat masyarakat kecewa dan melakukan aksi pembakaran lagi terhadap markas polisi lainnya.

"Jajaran Polres Lampung Selatan tidak ingin membuat masyarakat kecewa kembali hingga bertindak main hakim sendiri seperti pembakaran Mapolsek Candipuro beberapa hari lalu," kata Pandra dalam keterangannya, Senin (24/5).

Penangkapan terhadap pelaku ini, disebut Pandra, dilakukan oleh Tim Resmob 308 Polres Lampung yang dipimpin Kasat Reskrim AKP E Sidauruk dan Kapolsek Kalianda AKP Mulyadi.

"Jadi pelaku IJ bin S ini spesialis pelaku curat rumah kosong, masuk ke rumah korban Hasanuddin yang beralamat di jalan Pratu M Amin Kalianda pada tanggal 15/1/2021 dengan cara merusak pintu rumah korban lalu mengambil barang barang milik korban, dengan taksiran harga kerugian korban sebesar Rp1.020.000.000," sebutnya.

Lalu, terkait dengan penangkapan terhadap pelaku ternyata sempat ada perlawanan oleh IJ kepada petugas. Sehingga, membuat polisi mengambil tindakan tegas.

"Pada saat dilakukan upaya paksa oleh petugas melakukan perlawanan, karena membahayakan keselamatan petugas. Pelaku dilumpuhkan dengan timah panas dan saat ini pelaku berada di rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis," ungkapnya.

Dalam penangkapan tersebut, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti seperti 1 unit TV merek LG, 4 bilah senjata tajam, 18 keping kayu Merbau, 1 unit kulkas, 1 unit mesin cuci dan 1 unit kasur springbet merk Guhdo.

Pandra mengimbau, terhadap para pelaku C3 yang masih bersembunyi agar segera menyerahkan diri kepada petugas.

"Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan khususnya C3 di wilayah hukum Polda Lampung ini, sampai lubang semutpun pasti akan kami kejar," tutupnya. 

(mdk/eko)


No comments

Powered by Blogger.