PKS Tak Tutup Peluang Koalisi dengan PDIP: Biarkan Mengalir

D'On, Jakarta,- PDI Perjuangan dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar pertemuan politik kemarin (28/4). Kedua partai yang selalu tampil berseberangan, duduk bersama dalam forum dua arah.

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, menjelaskan pertemuan dengan PDIP merupakan inisiatif PKS. Yaitu dalam rangka silahturahmi politik di bulan Ramadan.

"PKS memang membuat program Silaturahim Ramadan. Berturut dengan PPP, Golkar, PDIP kemarin, PKB hari ini, Nasdem Jumat lusa. Dengan MUI pagi ini," ujar Mardani, Rabu (28/4).

Tidak ada lobi khusus agar pertemuan bisa berjalan. PKS hanya menyampaikan kepada PDIP ingin silahturahmi Ramadhan. PDIP menyambut dengan baik.

"Perlu membangun silaturahim sambung kasih sayang dengan semua elemen bangsa," kata Mardani.

Pertemuan PDIP dan PKS berjalan cair. PDIP dan PKS berbagi pengalaman masing-masing. PDIP mengapresiasi sikap politik PKS yang kokoh di oposisi.

Kedua partai memiliki kesepakatan dalam beberapa aspek. Misalnya keduanya sepakat berkerja sama untuk penanganan pandemi Covid-19.

"PDIP mengapresiasi PKS yang kokoh di oposisi. Dan PKS mengajak PDIP memperjuangkan keadilan pajak untuk rakyat kecil termasuk tidak mengenakan pajak untuk motor roda dua di bawah 150 cc hingga sama-sama membahas penanganan Covid19," jelas Mardani.

Ditanya kemungkinan untuk berkoalisi dengan PDIP di Pemilu 2024 mendatang, Mardani pun menjawab singkat. "Biarkan mengalir," katanya. 

(mdk/lia)


No comments

Powered by Blogger.