Mulai Hari Ini Imigrasi Tolak Masuk WNA Pelaku Perjalanan dari India

D'On, Jakarta,- Pemerintah menerbitkan kebijakan larangan masuk bagi pelaku perjalanan internasional dari wilayah India ke Indonesia mulai Sabtu (24/4) hari ini. Direktur Jenderal Imigrasi Jhoni Ginting mengatakan, bahwa kebijakan ini untuk menyikapi dinamika melonjaknya kasus harian Covid-19 di India.

Jhoni menyebut, penolakan masuk berlaku bagi seluruh orang asing yang mempunyai riwayat perjalanan dari wilayah India dalam kurun waktu 14 hari sebelum masuk wilayah Indonesia.

"Selain menolak masuk orang asing, kami juga menghentikan sementara penerbitan visa bagi Warga Negara India," jelasnya, Sabtu (24/4).

Dia melanjutkan, penolakan masuk tidak berlaku bagi Warga Negara Indonesia yang memiliki riwayat perjalanan dari wilayah India dalam kurun waktu 14 hari sebelum memasuki wilayah Indonesia. Namun, tambah Jhoni, pemerintah membatasi pintu masuknya di beberapa Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) saja.

"Bagi WNI yang masuk tentunya tetap harus mengikuti protokol kesehatan ketat sesuai aturan dari Satgas Penanganan Covid-19," ujarnya.

Jhoni menekankan bahwa kebijakan ini bersifat sementara dan akan terus dievaluasi melihat perkembangan terbaru yang terjadi di India.

Jhoni lalu merinci pintu masuk bagi WNI tersebut yang akan pulang ke Indonesia hanya melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) sebagai berikut:

1. Bandar Udara Soekarno-Hatta di Tangerang;
2. Bandar Udara Juanda di Surabaya;
3. Bandar Udara Kualanamu di Medan;
4. Bandar Udara Sam Ratulangi di Manado;
5. Pelabuhan Laut Batam Centre di Batam;
6. Pelabuhan Laut Sri Bintan Pura di Tanjung Pinang; dan
7. Pelabuhan Laut Dumai di Dumai. 

(mdk/ray)


Powered by Blogger.