Antar Ziarah, Sopir Taksi Online Malah Duel dengan Penumpangnya

D'On, Palembang (Sumsel),- Banyaknya masyarakat Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan berziarah dalam menyambut bulan suci Ramadhan, tampaknya bukan menjadi berkah untuk Anial (52), warga Jalan Siaran, Lorong Garuda 1, Kecamatan Sako, Palembang.

Anial justru harus melihat dengan satu mata lantaran mata kirinya lebam dan berdarah setelah diduga dipukul penumpangnya saat mengantarkan ziarah, Minggu (4/4/2021).

Kasus dugaan pemukulan sudah dilaporkan Anial ke petugas SPKT Kota Palembang dengan nomor LP STTLP/601/2021/SUMSEL/Restabes/SPKT.

Anial menceritakan awal peristiwa dugaan pemukulan ini saat dirinya menjemput penumpangnya di depan minimarket yang berada di Jalan Siaran, Kecamatan Sako, Palembang.

“Aku baru dapet penumpang suami istri dan anaknya. Mereka aku jemput di depan minimarket Jalan Siaran pukul 07.30 WIB. Penumpang ini meminta antar ke TPU Kandang Kawat Jalan Bambang Utoyo untuk berziarah,” ujarnya.

Dikatakan Anial, saat itu kondisi jalan kosong, sehingga dia mengambil inisiatif untuk mempercepat laju kendaraannya.

Diduga penumpang yang belakangan diketahui bernama Andri (45), warga Jalan Bukit Sejahtera, Poligon tak senang dengan cara Anial mengendarai mobil.

Kemudian menurut Anial, penumpang itu mengajukan komplain. Selanjutnya, penumpang itu turun di separuh perjalanan dan diduga membantingkan pintu.

Tak hanya sekali, menurut Anial, penumpang itu diduga membantingkan pintu mobil berkali kali hingga ingin memukul Anial.

Merasa kesal Anial menghadiahkan bogem mentah ke penumpang tersebut. Duel pun terjadi. Pukulan Anial dibalas oleh pelaku hingga Anial mengalami lebam di bagian mata kirinya.

Merasa kalah, Anial meminta perlindungan ke petugas Pos Lantas di Simpang Patal. Oleh petugas kepolisian, Anial disarankan untuk visum dan melaporkan tindakan penumpangnya tersebut ke SPKT Palembang.

Anial langsung tancap gas ke SPKT Kota Palembang. Hingga kini mata sebelah kirinya tak dapat melihat secara sempurna akibat terjadinya pembengkakan.

Terpisah, Kasubbag Humas Polrestabes Palembang Kompol M Abdullah membenarkan adanya laporan dari korban. “Kini kasusnya sedang ditangani Sat Reskrim,” katanya.

(**)

Powered by Blogger.