Kabareskrim Pastikan Kelas Yoga Kontroversial di Bali Batal Digelar

D'On, Jakarta,- Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto menegaskan, kegiatan Tantric Full Body Energy Orgasm Retreat atau kelas yoga orgasme di Ubud, Bali, yang sempat viral dan menjadi perhatian publik, batal digelar.

"Kami bertindak cepat melakukan langkah terkait berita viral di media sosial tentang yoga yang digelar warga negara asing di Bali. Kami pastikan kegiatan batal digelar," ujar Agus dalam keterangannya, Minggu (7/3).

Menurut Agus, sejauh ini Polda Bali telah melakukan sejumlah langkah mengantisipasi kegiatan yang rencananya digelar pada 6-9 Maret 2021 di sebuah hotel di Ubud itu.

Adapun langkah-langkah yang telah dilakukan pihak kepolisian di antaranya mendatangi tempat kejadian perkara dan memeriksa saksi-saksi terkait termasuk penyelenggara yang merupakan dua warga negara asing dari Kanada dan Australia.

"Penyelenggara mengakui telah mengunggah kegiatan di akun media sosial, kemudian merasa bahwa unggahannya tidak pantas dan bertentangan dengan budaya Bali dan selanjutnya menghapus unggahan," beber Agus.

Selain itu, pihak penyelenggara juga sudah membatalkan pesanan hotel serta membatalkan rencana kegiatan yoga dimaksud.

Selanjutnya, pihak kepolisian juga akan melakukan sejumlah langkah terkait rencana kegiatan yoga kontroversial tersebut, di antaranya meminta pendapat ahli hukum pidana, meminta pendapat ahli bahasa.

Kemudian berkoordinasi dengan laboratorium forensik terkait dengan keaslian tangkapan layar dari unggahan yang telah dihapus, dan berkoordinasi dengan pihak Imigrasi.

Jenderal bintang tiga ini pun memberikan apresiasi kepada Polda Bali yang telah melakukan langkah cepat tersebut.

"Yang penting Polri sudah mengantisipasi dan memprediksi terhadap masalah itu lalu dilakukan problem solver sesuai program Presisi. Jangan sampai menjadi masalah ke depan," tandas Agus. 

(jpnn)

No comments

Powered by Blogger.