Bocah Ara yang Viral Ternyata Diculik Pakde dan Budenya, Motifnya Tak Sepele

D'On, Surabaya (Jatim),- Bocah perempuan Ara atau Nesa Alana Karaisa yang viral di Facebook dan Instagram sebagai korban penculikan, ternyata diculik Pakde dan Budenya. Motifnya tak sepele.

Pakde dan Bude Ara yaitu Oke Ary Aprilianto (34) dan Hamidah (35) ditetapkan polisi sebagai tersangka penculikan Ara.

Keduanya sudah diamankan dan ditahan oleh personel Polrestabes Surabaya.

Dalam pengakuannya, kedua tersangka mengaku sakit hati. Pasalnya, anak dari tersangka sebelumnya sempat ditampar oleh Safrina Anindia Putri atau ibunya Ara.

“Karena kita sakit hati ya. Dari dulu kita disakiti, difitnah. Sampai kemarin itu anak saya ditampar oleh orang tua korban karena pulang malam,” ujar Hamidah, Bude Ara, kepada wartawan, Sabtu (27/3/2021).

Meski begitu, Hamidah mengaku hanya memendam rasa sakit hati itu.

Ia juga tidak melaporkan aksi kekerasan yang dilakukan oleh ibunya Ara karena dianggap masih satu keluarga.

“Tapi kita redam dan tidak kita laporkan karena masih anggap masih saudara. Tapi masih seperti itu,” kata Hamidah.

Sementara itu, Oke Ary Aprilianto suami siri Hamidah mengaku bahwa penculikan yang dilakukannya hanya spontan.

Saat itu pada Selasa (23/3/2021) ia dan istrinya tak sengaja menjumpai bocah perempuan Ara yang sedang main di taman.

“Sebenarnya bukan kepikiran menculik. Tapi itu mendadak. Waktu itu korban ini melintas hendak bermain. Kebetulan lewat kita panggil terus mau akhirnya ikut kita,” ujar Ary.

“Tapi selama ikut saya, gak ada kekerasan kepada korban karena sudah saya anggap putri saya sendiri,” tambah Ary.

Tak hanya sakit hati, Ary mengungkapkan permasalahan dengan orang tua Ara sebenarnya sudah berlangsung lama.

Salah satunya yakni dipicu soal hak warisan rumah.

“Karena juga warisan, karena beliau ingin mempunyai hak warisan rumah. Karena selama ini kami tinggal bersama-sama di rumah Karanggayam,” kata Ary.

Sementara itu, penetapan tersangka ini diungkapkan oleh Kapolrestabes Surabaya Kombes Jhonny Edison Isir saat menggelar jumpa pers.

Dalam jumpa pers itu hadir Ara dan kedua orang tuanya didampingi langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan istri, Rini Eri Cahyadi.

“Ada dua yang kita amankan yang kita tangkap. Inisialnya OAA alamatnya di Imam Bonjol Gang 5 Bugul, Pasuruan. Yang kedua inisialnya AH, Jalan Karanggayam I Nomor 47,” ujar Kombes Isir, Sabtu (27/3/2021).

(ral/int/pojoksatu)


Powered by Blogger.