Sakit Hati Karena Sering Dicaci Main Game Online, Pria Asal Malang Bunuh Temannya Sendiri

D'On, Malang (Jatim),- Muhammad Imron (18) menghabisi nyawa Redi Setyo (20), rekan kerjanya karena sakit hati dicemooh saat main game online. Imron membunuh Redi menggunakan sebuah palu di kamar kos keduanya.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata mengungkapkan, pelaku dan korban merupakan karyawan bengkel AC yang menyewa satu kamar kos bersama-sama. Keduanya juga sama-sama memiliki hobi bermain game online.

Sebelum terjadi pembunuhan, keduanya bermain game online dengan saling melontarkan umpatan. Pelaku kemudian sakit hati dan sempat tidak saling sapa karena umpatan dari korban.

"Tersangka sakit hati, hingga merencanakan pembunuhan terhadap korban," tegas Kombes Pol Leonardus Simarmata di Mapolresta Malang Kota, Rabu (9/9).

Tersangka mengambil palu di bengkel tempat kerjanya, sebelum kemudian dipukulkan ke kepala korban. Tersangka memukulkan palu tersebut sebanyak dua kali di kepala, sekali di bahu kanan dan dada korban.

"Terakhir dipukulkan ke dada guna memastikan korban sudah meninggal," tegas Leo.

Jasad Redi Setyo ditemukan dalam kamar di bengkel AC, Jalan Letjen S Parman, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Kamis (3/9). Korban ditemukan tewas dengan tanda-tanda penganiayaan.

Sejak kejadian, tersangka melarikan diri dan bersembunyi di sebuah persawahan sebelum kemudian ditangkap polisi. Pelaku dijerat pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. 

(mdk/ded)

No comments

Powered by Blogger.