Tidak Terima Oknum Ketua Yayasan Ponpes Cabuli 15 Santriwatinya, Massa Rusak Beberapa Fasilitas Ponpes

D'On, Serang (Banten),-
Diduga oknum Ketua Yayasan Pondok Pesantren di Serang, Banten mencabuli 15 santriwatinya. Ratusan santri dan warga setempat mengamuk mencari sang oknum berinsial JM yang diduga cabul tersebut.

Massa datang berusaha untuk meringkus JM yang hingga kini belum tertangkap oleh pihak Kepolisian. Terlebih, JM dinilai telah menodai citra ulama di Padarincang, dan nama baik pesantren.

Ucon, salah satu santri mengatakan, dirinya dan santri lainnya merasa dirugikan dengan perlakuan JM yang tidak mencerminkan sebagai pimpinan Pondok Pesantren.

Menurutnya, para warga mendatangi pesantren karena tidak sabar ingin menangkap pelaku.

“Sebenarnya kami ingin kejelasan kapan pelaku ditangkap. Karena laporan dari keluarga korban sudah ke polisi. Tapi sampai saat ini pelaku belum bisa ditangkap,” katanya saat di lokasi, Selasa (28/7/2020).

Diungkapkan, massa merasa citra santri dan ulama di Padarincang telah tercoreng dengan adanya aksi bejad yang dilakukan JM.

“Para santri hanya ingin membersihkan nama baik ulama di Padarincang dengan menangkap pelaku. Banyak, sampai ratusan para santri,” tegasnya.

Ucon menegaskan, massa menuntut agar pelaku cepat diamankan dan menjalani hukuman untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Kami hanya ingin pelaku ditangkap, tidak ada yang lain. Tangkap segera pelaku oleh Polisi. Pelaku ada yang bawa kabur,” tutupnya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, satu bangunan pondok yang terbuat dari bambu bilik rusak di amuk warga. Hingga kini Pondok Pesantren dijaga ketat oleh pihak Kepolisian.

(FN/mond)

No comments

Powered by Blogger.