Mobil Sopir Taksi Online yang Disayat Lehernya Ditemukan Polisi


D'On, Bekasi (Jabar),- Kendaraan milik korban Kamaludin (45), yang tewas setelah mengalami luka parah di bagian leher, diketemukan di Balaraja, Tangerang pada Minggu 5 Juli 2020 malam.

"Kami sudah ambil dan dibawa ke Polres, selanjutnya kita mengambil sidik jari untuk identifikasi," kata Kasatreskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Heri Purnomo kepada wartawan, Senin (6/7/2020).

Ketika ditemukan, lanjut dia, kendaraan korban dalam kondisi kosong. Pihaknya hanya menemukan bercak darah segar. Diduga itu merupakan kendaraan korban. 

"Kan di sana (mobil korban) juga ada bekas darah korban. Nah nanti kita cek juga apa saja sih yang hilang dari si korban ini. Jadi sementara masih kita cek," ungkapnya.

Sejauh ini, lanjut dia, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai cikal bakal kasus pembegalan yang menimpa sopir taksi online tersebut.

"Ini masih melakukan penyelidikan ya, dalm peristiwa-peristiwa seperti ini kan ga ada saksinya. Kami juga tidak bisa menduga-menduga lah," jelas dia.

Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, sopir taksi online yang mengalami luka parah di bagian leher diduga kuat menjadi korban perampokan. Pasalnya, mobil korban dan ponsel korban juga hilang.

"Dugaan sementara pencurian dengan kekerasan, barang yang hilang berupa mobil Daihatsu Siegra dan satu unit ponsel milik korban," kata Erna.

Pihak kepolisian sampai saat ini, masih melakukan penyelidikan dugaan kasus pencurian dengan kekerasan tersebut. "Kita masih lidik, cek TKP, mengumpulkan bukti-bukti, rekaman CCTV dan mencari saksi-saksi," ungkapnya.

Korban, lanjut Erna, merupakan warga Perumahan Graha Melati, Jalan Mangga 1, RT 01 RW 06, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Dia ditemukan bersimbah darah dengan leher tersayat di Bengkel Yunuta di Jalan Kapuk Raya, RT 04 RW 18, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.

Luka Bacok di Bagian Leher

Kapolsek Bekasi Timur Kompol Sutoyo mengatakan, kejadian diketahui usai korban ditemukan bersimbah darah di Jalan Kapuk Raya, Pengasinan, Rawalumbu. "Sekira pukul 02.00 WIB, saksi bernama Kamang penjaga begkel dekat lokasi mendengar korban mengetuk pintu gerbang minta tolong," kata Sutoyo.

Saksi, lanjut dia, langsung menghampiri korban yang saat itu sudah tidak berdaya dengan luka bacok serius di bagian leher. "Saksi karena takut dia lalu melapor ke Polsek Bekasi Timur, anggota langsung menuju TKP dan mengevakuasi korban," jelas dia.

Ketika di TKP, diakui Sutoyo, korban masih sadar yang kemudian dirinya bersama anggota lain membawa korban ke RSUD Kota Bekasi. "Saya masih sempat menanyai korban, dan mengahantarkan korban ke RSUD," kata Sutoyo.

(mond/okezone)

No comments

Powered by Blogger.