Gara-gara Plat Nomor Kendaraan Kadaluwarsa, Kepala Suku di Kanada Bonyok Dihajar Polisi

D'On, Kanada,- Gara-gara plat nomor mobil sudah kedaluwarsa, seorang kepala suku asal Kanada mengalami insiden pemukulan yang dilakukan oleh polisi Kanada atau Royal Canadian Mounted Police.

Allan Adam yang mengaku kepala suku dari Athabasca Chipewyan First Nation mengungkapkan tuduhan ini setelah merebaknya aksi unjuk rasa membela minoritas Black Lives Matter.

Unjuk rasa ini dipicu kasus tewasnya seorang warga kulit hitam bernama George Floyd pada 25 Mei 2020.

Floyd meninggal setelah sempat kesulitan bernapas karena leher belakangnya ditindih seorang polisi kulit putih, yang menangkapnya dengan tuduhan berbelanja menggunakan uang palsu.

“Kami minoritas dan tidak ada orang yang membela kami,” kata Adam yang dilansir dari Reuters, Minggu (7/6/2020).

Akibat kejadian tersebut, warga suku asli Indian di Kanada melakukan aksi turun ke jalan setelah sudah dua kali polisi Kanada melakukan insiden fatal.

Selain pemukulan terhadap kepala suku, polisi Kanada sebelumnya telah melakukan penembakan seorang perempuan muda warga Indian oleh polisi hingga tewas.

Soal kasusnya, Adam bercerita bahwa polisi mendekat truk miliknya pada 10 Maret 2020.

Saat itu, dia dan istri baru akan berangkat meninggalkan kasino. Adam mengatakan polisi enggan menjelaskan alasan mereka menghentikan truk miliknya.

Ini membuat mobil yang dikendari istrinya terus melaju. Seorang polisi lalu menarik paksa istrinya ke luar ari mobil. Adam mengatakan dia lalu bertindak membela istrinya.

Namun, seorang polisi memegang tangannya dan seorang lagi memukulinya. Soal kasus ini, pimpinan polisi Constable Patrick Lambert mengatakan rekaman video di mobil polisi menunjukkan tindakan polisi bisa dibenarkan.

Namun, Menteri Keamanan Publik, Bill Blair, mengatakan dia merasa sangat terganggu dengan foto wajah Adam yang bengkak dan berdarah setelah insiden itu.

“Kami akan mengikuti perkembangan kasus yang serius dan mengkhawatirkan ini dari dekat,” kata Blair.

Pengacara Adam meminta polisi merilis rekaman video dari mobil polisi dan memberhentikan satu polisi.

Polisi Kanada malah mengajukan gugatan hukum terhadap Adam, dan kasusnya akan digelar pada 2 Juli yaitu tuduhan melawan penangkapan dan menyerang polisi.

(mond/reuters)

No comments

Powered by Blogger.