Digempur Publik Gara-Gara Surat buat Camat, Stafsus Jokowi Akhirnya Ngaku Salah: Niat Saya Baik

D'On, Jakarta,- Setelah beredar surat stafsus Presiden Jokowi Andi Taufan Garuda Putra yang berkop Sekretariat Kabinet ditujukan kepada seluruh Camat di Indonesia untuk melawan corona, sejumlah pihak meradang.


Pasalnya, Andi dianggap menyalahgunakan kekuasaan yang dimilikinya untuk kepentingan pribadi dan perusahaannya.

Maklum dalam surat itu Andi meminta kepada seluruh perangkat desa bekerja sama dengan PT Amartha Mikro Fintek di mana dia adalah pendiri sekaligus CEO-nya.

Staf Khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi), Andi Taufan Garuda Putra menarik kembali surat berkop Sekretariat Kabinet yang berisi permintaan kepada perangkat desa di seluruh wilayah Indonesia agar mendukung relawan PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) dalam menangani penyebaran Covid-19.

“Saya mohon maaf atas hal ini dan menarik kembali surat tersebut,” ujar Andi melalui keterangan tertulisnya, Selasa (14/3/2020).

Andi mengaku ceroboh dalam merealisasikan niat baiknya karena abai terhadap prosedur birokrasi.

“Maksud saya ingin berbuat baik dan bergerak cepat untuk membantu mencegah dan menanggulangi Covid-19 di desa, melalui dukungan secara langsung oleh tim lapangan Amartha yang berada di bawah kepemimpinan saya,” ungkapnya.

“Tentunya hal ini akan menjadi pelajaran penting bagi saya agar tetap mengikuti kaidah aturan dalam sistem birokrasi,” katanya lagi.

PT Amartha besutannya itu adalah perusahaan yang bergerak di bidang pemberdayaan dan pembangunan UMKM melalui sitem peer to peer landing.

Ia mendirikan perusahaan tersebut sejak 2020 yang hingga kini masih menjabat sebagai Direktur Utamanya.

(mond/sta/pojoksatu)

No comments

Powered by Blogger.