Warga Dadok Tunggul Hitam Pertanyakan Jalur Evakuasi Bencana yang Belum Jua Digubris Pemko Padang

D'On, Padang (SUMBAR),- Warga jalan Denai, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Kota Padang, ungkapkan kekecewaannya, Rabu(14/11) saat berkumpul disalah satu rumah warga. Pasalnya jalur evakuasi Tsunami yang telah lama dijanjikan Pemko Padang belum juga terealisasikan.

Abdul Wahab yang mewakili beberapa warga, menuturkan," sudah lama kami memasukan permohonan kepada Pemerintah Kota Padang, agar dapat membangun jalan denai ini", tutur Abdul Wahab kala disambangi www.dirgantaraonline.co.id.

"Akses jalan ini merupakan jalur evakuasi apabila terjadi bencana Tsunami. Dan jalan evakuasi ini merupakan program pemerintah untuk melimdungi warga kota," tukas Abdul Wahab.

Perlu diketahui, bahwa hampir setiap tahun, kami warga jalan denai memohon kepada pemerintah untuk membuat jalur khusus evakuasi bencana, tambah Abdul Wahab yang dl pernah menjabat sebagai Ketua LPM Kel.Dadok  Tunggul Hitam itu.

"Sayangnya, permohonan kami ini tidak pernah digubris Pemko Padang," cakapnya.

Ditambahkan beliau, Pemerintah yang sekarang terkesan pilih-pilih untuk laksanakan program pembangunan infrastruktur. Karena setiap pembangunan di Dadok Tunggul Hitam tidak pernah mengarah kesana "apa harus tunggu bencana, baru jalan ini dibuat," ujar Abdul Wahab.



Padahal apabila terjadi bencana yang tidak diharapkan itu, yang menggunakan jalan Denai ini sebagai jalur evakuasi, bukan hanya warga yang tinggal dijalan ini saja, mungkin seperlima warga kota padang akan memakai jalan ini, jelasnya lagi.

Karena, jalan sepanjang kurang lebih 800 M ini, sebagai penghubung Kelurahan Dadok Tunggul Hitam dengan jalan Bypass, katanya.


Sementara itu dikesempatan lain, Muharlion anggota DPRD Padang berjanji akan menindaklanjuti permohonan warga, dan ia akan melihat lokasi jalur evakuasi dalam waktu dekat,  kala dihubungi media ini via telepon selulernya.

"Dalam waktu dekat saya akan tinjau lokasi, jalur evakuasi ini mesti dibangun, mengingat Padang kota yang rentan terhadap bencana jadi perlu adanya jalur-jalur khusus untuk menyelamatkan jiwa warga kota Padang," pungkasnya. (mond)

No comments

Powered by Blogger.