Mendengar Letusan Senjata, Warga Menyangka Ada Penangkapan Teroris

D'On, Solo (JATENG),- Aksi kejar-kejaran antara nggota Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Sukoharjo dengan tiga pelaku kasus pencurian menggegerkan warga setempat. Pasalnya dalam aksi pengejaran pelaku pencurian, polisi melepaskan tembakan. Polisi menangkap tiga pelaku kasus pencurian dengan pemberatan di Jalan Proklamasi, Solo Baru, Desa Gedangan, Kecamatan Sukoharjo, , Jumat (16/11).

Mendengar dentuman senjata saat melakukan penangkapan, membuat warga geger dan mengira ada penangkapan teroris.

Dari Informasi yang  dihimpun di lokasi kejadian, peristiwa tersebut terjadi pukul 13.30 WIB bermula saat polisi membuntuti mobil yang ditumpangi ketiga pelaku curat. Mengetahui mobil dibuntuti polisi mereka berusaha melarikan diri.

Melihat pelaku berniat melarikan diri, anggota Satreskrim langsung menembak mobil bagian belakang dan menghentikan paksa mobil tersebut dengan kendaraan sepeda motor.

Usai berhasil mengejar ketiga pelaku, polisi langsung menggiring ke Mapolres Sukoharjo. Penangkapan ketiga pelaku curat ini terekam kamera warga kemudian diunggah ke facebook dan menjadi viral.

Dikatakan saksi mata Yayuk (54), ia mengaku kaget mendengar suara tembakan satu kali dari seberang jalan. Setelah mendengar suara tembakan penumpang mobil ada yang keluar lalu ditangkap.

"Kami warga yang berada dilokasi kejadian mengira itu penangkapan teroris. Saya kurang tahu jelas apakah pelaku teroris atau tidak karena kejadiannya sangat cepat," kata dia.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Resor Sukoharjo, Ajun Komisaris Polisi Rifeld Conctantien Baba memastikan kejadian di Solo Baru bukan kasus teroris tetapi penangkapan kasus curat.

"Polisi berhasil mengamankan total delapan pelaku yang ditangkap di sejumlah lokasi berbeda. Barang bukti sudah kita amankan ke Mapolres Sukoharjo saat ini," kata dia.

Di lokasi kejadian polisi mengamankan sepeda motor Honda Beat nomor polisi AD 5245 SA dan satu unit mobil hasil curian, tandasnya. (ucil)

No comments

Powered by Blogger.