Rahmi: Saatnya Padang Beralih Pimpinan Yang Pro Masyarakat Miskin

D'On, Padang,- Hiruk Pikuk pilkada Kota Padang terus bergulir, macam visi misi telah disampaikan saat debat Pilkada Kota Padang. Namun ada beberapa masyarakat yang merasa kecewa saat debat beberapa senin, (7/5) lalu.

Menurut Rahmi (57) warga jalan Purus V, saat dijumpai www.dirgantaraonline.co.id, beberapa waktu lalu mengatakan, apa yang disampaikan saat pilkada lalu sangat kontras dengan terjadi di lapangan, dan hanya sebuah retorika politik yang disampaikan paslon incumbent. Dituturkan Rahmi, bahwa sampai saat ini masyarakat kota Padang masih berada dalam garis kemiskinan dan bantuan yang seharusnya didapatkan masyarakat miskin tidak tepat sasaran.

Dikatakan Rahmi, bahwa ia belum pernah mendapatkan bantuan baik berupa bantuan keluarga kurang mampu maupun bantuan kesehatan. Rahmi yang hidup dibawah garis kemiskinan hanya bisa menopang hidup dengan cara berjualan meski hasil yang didapat tidak seberapa ia tetap mensyukurinya.

Rahmi berharap pada pasangan nomor urut Satu Emzalmi-Desri Ayunda dapat menggantikan Walikota saat ini.

"Saya berharap Walikota saat ini dapat digantikan dengan paslon Emzalmi-Desri, karena kebijakan pemimpin saat ini tidaklah pro rakyat, hanya mementingkan pembangunan daerah perkotaan, dan kurang memperhatikan warga miskin," tukuknya.

Sudah saatnya Padang miliki pemimpin baru yang lebih berpihak pada warga miskin, bukan hanya pencitraan pembangunan yang hanya terfokus pada pusat kota, sementara daerah pinggiran masih terkedilkan dan masyarakat miskin makin meningkat.

Rahmi berharap ditangan pimpinan yang baru, Padang semakin baik lagi, warga miskin mangkin berkurang dan biaya pengobatanpun bisa dijangkau warga miskin.

Hal yang sama juga disampaikan Syafril Sofyan (51), lelaki yang bekerja serabutan ini mengatakan bahwa ia berharap Padang miliki pimimpin baru yang berpihak pada warga miskin, pungkasnya. (Mond)
Powered by Blogger.